Contoh RAB Bangunan / Rumah Tinggal


Contoh RAB Bangunan / Rumah Tinggal –  Sekarang ini kebanyakan orang lebih memilih untuk membangun rumah sendiri daripada membeli rumah yang siap jadi. Alasannya tak lain karena pembangunannya bisa disesuaikan dengan selera dan kebutuhan masing-masing.



Jika Anda juga sedang berencana untuk membangun rumah, maka hal penting yang harus Anda perhatikan adalah RAB. Namun jika Anda masih bingung mengenai apa saja yang perlu dicatat dalam RAB, Anda bisa melihat contoh dari RAB rumah yang sesuai dengan tipe dan jenisnya.

Baca juga: Menghitung Kebutuhan Besi Membangun Rumah

Pengertian RAB Rumah

Dilansir dari Carrertrend.com, cost planning atau Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah perkiraan biaya yang diperlukan untuk setiap pekerjaan bangunan atau proyek konstruksi. Jumlah biaya yang harus dikeluarkan sampai proyek tersebut selesai bisa diperkirakan mulai dari awal.

Rencana Anggaran Biaya ini sangat dibutuhkan sebagai pedoman dalam pengerjaan proyek konstruksi supaya pembangunan bisa berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, harus dilakukan dengan rinci dan jelas untuk dapat memastikan masalah dana dan budget yang digunakan secara tepat.

Konsep ini juga dapat digunakan untuk menunjukkan spesifikasi pekerjaan, peralatan kerja, dan tenaga kerja yang terlibat. Bahkan juga digunakan sebagai titik penentu harga awal, jika misalnya rumah nantinya ingin dijual kembali.

Baca juga: Harga Rumah Kontainer Dan Perhitungan Biayanya

Cara Menghitung RAB Rumah



Cara menghitung RAB rumah berbeda dengan perhitungan RAB pada kebutuhan lainnya. Dalam proses perhitungannya harus disesuaikan dengan kondisi nyata dan pasaran harga yang telah disurvei sebelumnya.

Baca juga: Perkiraan Biaya Bangun Rumah Per Meter

Pada dasarnya, ada dua metode perhitungan yang bisa dipilih sesuai dengan dengan kondisi dan keinginan Anda sendiri. Kedua metode perhitungan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Metode Perhitungan Per Meter Persegi

Metode ini biasa digunakan dalam pembangunan rumah yang sifatnya mendadak dan harus segera dilakukan. Hal ini karena proses perhitungannya terbilang sangat mudah dan tidak memakan banyak waktu. Namun metode ini tidak dapat digunakan untuk RAB renovasi rumah.

Perhitungan yang dilakukan dengan metode ini hanya menggunakan luas tanah yang ingin dibangun sebagai perhitungan. Pastinya untuk masalah keakuratan hasil perhitungan tergantung dari data yang diberikan terkait luas bangunan dan harga bahan bangunan setiap meter persegi.



Contoh Perhitungan:

Pandu ingin membangun sebuah rumah yang dimana luas bangunannya adalah 5 meter dengan panjang 11 meter. Dari data tersebut bisa diketahui bahwa luas seluruh rumah yang ingin dibangun oleh Pandu adalah 55 meter persegi.



Leave a Reply